Banyak wanita merasa lipatan lemak di leher mengganggu penampilan. Karena itu, mereka mencoba berbagai cara untuk menghilangkanya agar lipatan itu tidak terlihat lagi. Daripada mencoba cara yang belum pasti, lebih baik cari metode yang sudah terbukti efektif.
Banyak informasi soal cara menghilangkan lemak di leher. Ada yang menyarankan meregangkan leher, mengerutkan bibir, meregangkan lidah, atau mengunyah permen karet untuk mengatasi lipatan. Namun, cara-cara itu belum terbukti efektif.
Pada orang dengan berat badan lebih, lipatan leher bisa muncul karena berat badan bertambah. Cara terbaik menghilangkan lipatan lemak di leher adalah dengan menurunkan berat badan dan lebih sering bergerak.
Tindakan Medis untuk Menghilangkan Lemak di Leher
Penurunan berat badan dengan menjalankan diet sehat dan olahraga rutin dapat menjadi cara menghilangkan lemak di leher. Namun, ada pula sebagian orang yang memiliki lipatan karena faktor genetik. Pada kondisi ini, penurunan berat badan saja mungkin tidak akan membawa pengaruh yang besar terhadap masalah lipatan di leher, dan perlu dipertimbangkan untuk mengatasinya melalui tindakan medis.
Tindakan medis bisa dilakukan sebagai cara, antara lain:
1. Terapi gelombang ultrasonik eksternal
Terapi ultrasonik eksternal ini termasuk tindakan non-bedah yang dianggap mampu menjadi alternatif cara menghilangkan lemak.
Dokter akan menyuntik cairan tertentu di sekitar lipatan. Kemudian gelombang ultrasonik secara eksternal dipaparkan pada area lipatan lemak tersebut dengan tujuan untuk menghancurkan sel-sel lemak yang berlebih. Namun, efektivitas terapi ini berbeda pada setiap orang karena bergantung pada banyaknya lemak yang terdapat di leher.
2. Suntik asam deoksikolat
Melakukan suntik asam deoksikolat menjadi salah satu cara menghilangkan lemak di leher. Kandungan asam deoksikolat yang disuntik ke sekitar leher mampu meluruhkan, selama dilakukan dengan cara yang benar.
Untuk menghilangkan lipatan lemak, setidaknya perlu 20 titik suntikan dalam setiap kali perawatan. Rata-rata dibutuhkan sampai 6 kali perawatan dengan jarak 1 bulan untuk setiap perawatan. Efek samping dari suntikan ini termasuk pembengkakan, memar, sakit, mati rasa, hingga kulit menjadi memerah.
3. Sedot lemak
Dokter akan membuat sayatan kecil di bawah kulit sekitar area leher atau dagu, namun sebelumnya akan memberikan anestesi lokal untuk menghindari rasa sakit. Kemudian dokter akan memasukkan alat penyedot lemak. Sedot lemak termasuk tindakan bedah yang perlu konsultasi dokter dan tindakan harus dilakukan oleh dokter ahli.
Penting untuk konsultasi mengenai alergi obat yang Anda miliki, serta menghindari konsumsi alkohol dan obat tertentu sebelum sedot lemak. Tindakan ini kemungkinan dilarang bagi penderita penyakit jantung, diabetes, atau yang memiliki gangguan sistem imunitas.
4. Necklift
Necklift bertujuan untuk memperbaiki tampilan dan menghilangkan lemak leher. Tindakan ini hanya bisa dilakukan pada orang yang memiliki kesehatan tubuh yang baik, tidak menderita penyakit seperti diabetes atau penyakit kronis lainnya.